Milestone

Milestone

Dengan kompetensi yang dimiliki, maka PT Rekadaya Elektrika mampu menerapkan in-house engineering dalam membangun pembangkit baru. Seluruh proses dalam pembangunan pembangkit, mulai dari hulu sampai hilir dikuasai, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap komponen dan engineer asing. Hal ini selaras dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah beserta perubahannya, yang mencantumkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai salah satu syarat dalam pengadaan barang dan jasa.


 
Keberhasilan PT Rekadaya Elektrika menyelesaikan 4 proyek PLTU FPT-1 di Kendari, Tajung Balai Karimun, Ende dan Tidore,  semakin meningkatkan kepercayaan stakeholders, khususnya PT PLN (Persero). Terbukti, PT Rekadaya Elektrika dipercaya oleh PT PLN (Persero) untuk menyelesaikan sejumlah proyek bermasalah, yaitu proyek pembangunan PLTU FTP-1 yang terbengkalai. Selain itu, PT Rekadaya Elektrika juga dipercaya untuk menyelesaikan pembangunan trasmisi dan gardu induk.

Penugasan untuk menyelesaikan pembangunan PLTU FTP-1 yang terbengkalai diberikan tahun 2013. Pekerjaan penyelesaian PLTP Ulumbu berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Pada Agustus 2014 PLTP Ulumbu II menjalani test dan commisioning terhadap semua peralatan, sekaligus melakukan performance test hingga PLTP tersebut mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Dengan demikian, PT Rekadaya Elektrika hanya membutukan waktu delapan bulan untuk menuntaskan proyek yang terbengkalai selama bertahun-tahun tersebut.